PERAN DAN TANTANGAN PANCASILA DALAM PERKEMBANGAN BUDAYA
Diajukan untuk memenuhi tugas mata kuliah pendidikan pancasila
Dosen pengampu
Dr. Edy Wahyudi, M.M.
Disusun oleh kelompok 1:
Ahmad Ryan Fazri /NIM. 180110101078
Ahmad Hikam /NIM. 180110101082
Ahmad Zainul Arifin /NIM. 180210101073
Safira Azura /NIM. 180210301048
Raniyah Nurida /NIM. 180210301053
Nurul Ainiyatus Sholeha /NIM. 180210301073
Dewi Fatimah /NIM. 180210301081
Rakhmaniyah Catur Wulandari /NIM. 180210301093
Ahmad Abdul Halim /NIM. 180210301097
Yulia Mita Chelvia /NIM. 180210301119
Elvara Surya Artha Tania /NIM. 180210301122
Dwi Ainunnila /NIM. 180210301123
KELAS 39
UNIVERSITAS JEMBER
2019
KATA PENGANTAR
Puji syukur kehadirat Allah SWT atas segala rahmat dan hidayah-Nya sehingga makalah ini dapat tersusun. Dan tidak lupa penyusun ucapkan terima kasih untuk segala pihak yang membantu dalam penyelesaian makalah “Peran dan Tantangan Pancasila dalam Budaya”.
Penyusun menyadari bahwa makalah ini jauh dari kata sempurna, untuk itu penyusun harapkan kritik dan saran dari pembaca demi penyempurnaan makalah ini.
Semoga makalah ini dapat bermanfaat bagi penyusun dan terutama bagi para pembaca.
Jember, 11 Maret 2019
Penyusun
DAFTAR ISI
HALAMAN JUDUL………………………………………………………………………………..i
KATA PENGANTAR……………………………………………………………………………..ii
DAFTAR ISI…………………………………………………………………………………………..iii
BAB I PENDAHULUAN
Latar Belakang…………………………………………………………………………..1
Rumusan Masalah………………………………………………………………………1
Tujuan Penulisan………………………………………………………………………..2
Manfaat Penulisan………………………………………………………………………2
BAB II PEMBAHASAN
Hakikat Pancasila dan Perkembangan Budaya di Indonesia………..3
Pengertian Pancasila…………………………………………………………………3
Perkembangan Budaya Indonesia………………………………………………4
Peran pancasila dalam perkembangan budaya di Indonesia………..4
Tantangan yang Dihadapi Dalam Penerapan Pancasila dengan Perkembangan Budaya di Indonesia…………………………………………..6
BAB III PENUTUP
Kesimpulan………………………………………………………………………………………..7
Saran…………………………………………………………………………………………………7
DAFTAR PUSTAKA………………………………………………………………………… …..8
BAB I
PENDAHULUAN
Latar Belakang
Budaya merupakan pola hidup yang menyeluruh yang bersifat kompleks, abstrak, dan luas. Banyak aspek dan unsur-unsur sosial budaya yang tersebar luas di Indonesia. Namun, Semakin berkembangnya zaman mengakibatkan adanya perubahan di segala bidang termasuk salah satunya pada bidang kebudayaan. Sehingga mengakibatkan pergeseran pada budaya masyarakat setempat. Kemajuan teknologi yang sangat pesat juga berdampak pada keberadaan budaya, sementara budaya itu sendiri mempunyai nilai-nilai dari kebaikan lokal yang perlu di jaga kelestariannya. Seperti yang telah diketahui bahwa perkembangan budaya di Indonesia mengalami fase naik turun. Bangsa ini sebenarnya memiliki banyak peninggalan budaya dari para leluhur. Namun, saat ini budaya itu sedikitnya telah menurun. Modernitas di era globalisasi ini membuat masyarakat banyak meninggalkan budayanya dan beralih menuju budaya asing.
Mengingat budaya di Indonesia yang semakin hari semakin berubah tentunya diperlukan adanya suatu dasar Negara yang harus diimplementasikan guna membentengi masyarakat Indonesia agar tetap pada jalur kearifan lokal. Kita dapat saksikan dengan kasat mata terpinggirkannya nilai-nilai luhur budaya bangsa seperti kekeluargaan, gotong-royong, toleransi, musyawarah mufakat dan digantikan oleh individualisme, kebebasan tanpa batas, sistem one man one vote dan sebagainya. Pancasila sebagai dasar Negara mempunyai peranan penting dalam menjaga nilai-nilai luhur tersebut karena pancasila merupakan ideologi terbuka yang bisa menampung perkembangan sesuai tuntutan zaman.
Rumusan Masalah
1. Bagaimana hakikat pancasila dan perkembangan budaya di Indonesia?
2. Apa saja peran pancasila dalam perkembangan budaya yang ada di Indonesia?
3. Tantangan apa yang dihadapi pancasila dalam penerapannyadengan perkembangan budaya di Indonesia?
Tujuan Penulisan
Lebih memahami hakikat pancasila dan perkembangan budaya di indonesia.
Lebih memahami peran pancasila dalam perkembangan budaya yang ada di Indonesia.
Lebih memahami tentang tantangan yang dihadapi pancasila salam penerapannya dengan perkembangan budaya di Indonesia.
Manfaat Penulisan
Dengan tersusunnya makalah ini dapat bermanfaat bagi semua, dan tentunya maklah ini semoga dapat menginspirasi atau memberikan pembaca gambaran tentang peran dan tantangan pancasila dalam perembangan pancasila.
BAB II
PEMBAHASAN
Hakikat Pancasila dan Perkembangan Budaya di Indonesia
Pengertian Pancasila
Pancasila adalah idelogi daar bagi bangsa Indonesia. Nama ini terdiri dari bahasa Sanskerta yang artyinya “ Panca “ artinya lima dan “sila” berarti prisip atau asas. Pancasila merupakan pegangan hidup berbangsa dan bernegara masyarakat Indonesia.
Hakikat pancasila sebagai aspek kehidupan bangsa Indonesia selalu mencerminkan, menjujung tinggi dan tidak boleh bertentangan dengna nilai-nilai pancasila. Penerapan nlai-nilai pancasila itu tidak memilki sifat memaksa.
Hakikat pengertian pancasila dapat diuraikan sebagai berikut :
Pancasila sebagai sumber dari segala sumber hukum, memilki arti pancasila dasar aturan bagi seluruh peraturan yang ada di Indonesia. Bahwa segala peraturan hukum harus bersumber pada pancasila.
Pacasila sebagai alat pemersatu bangsa di artikan sebagai dasar atau landasan yang mengatur kehidupan berbangsa dan bernegara yang mengatur berbagai perbedaan adat istiadat, agama dan suku bangsa.
Maka hakikat pengertian pokok pancasila, meliputi :
Pancasila sebagai dasar Negara yang dimaksud adalah pancasila sebaga dasar utama dalam penyelenggaraan pemerintah Negara dan kehidupan bernegara yang tidak boleh bertentangan dengan nilai pancasila.
Pancasila sebagai filsafah hidup bangsa digunakan sebagai pegangan, pedoman atau petunjuk oleh bangsa Indonesia dalam kehiduapn sehari-hari.
Perkembangan Budaya Indonesia
Budaya memiliki pengertian pikiran maupun akal budi atau adat-istidat. Menurut Koentjaraningrat, Budaya adalah suau sistem gagasan dan rasa, tindakan serta karya yang dihasilkan manusia dalam kehidupan bermasyarakat, yang dijadikan miliknya dengan belajar.
Perkembangan budaya Indonesia mengalami perubahan. Pada awalnya masyarakat Indonesia mempunyai peninggalan sejarah yang berasal dari nenek moyang. Akan tetapi, dalam era modern ini kebudayaan tersebut mlai terlupakan. Semakin berkembangnya arus globalisasi menyebabkan rasa cinta terhadap budaya sendiri menjadi hilang.
Jika tidak ada kesadaran yang baik dari masyarakat Indonesia mengenai masuknya kebudayaan asing, maka dapat dipastikan bangsa Indonesia tidak dapat lagi melihat kebudayaan Indonesia kedepannya.
Peran pancasila dalam perkembangan budaya di Indonesia
Pembangunan dan perkembangan dalam aspek budaya harusnya didasarkan pada sistem nilai yang sesui menurut nilai-nilai budaya yang ada di suatu masyarakat tersebut. Semenjak pancasila masa Orde Baru runtuh hingga sekarang ini yang dianggap sebelah mata oleh banyak masyarakat. Hal ini didasarkan pada pernyimpangan pemerintah yang melanggar nilai-nilai pancasila. Penyimpangan yang paling sulit untuk di basmi ialah KKN (Korupsi, Kolusi, dan Nepotisme). Masalah ini telah mendarah daging di Indonesia. Penyimpangan ini disebabkan oleh kurangnya rasa nasionalisme dalam kehidupan. Dalam menjalankan tugas haruslah bisa membedakan mana kepentingan bersama dan mana kepentingan pribadi.
Pancasila diciptakan sebagai dasar negara dan digunakan untuk pandangan hidup baik hidup berbangsa, bernegara, dan bermasyarakat. Semangat nasionalisme dan patriotisme dikalangan generasi milineal mulai menurun. Hal ini bisa dilihat dari semakin banyaknya generasi yang menganggap jika budaya hendonisme atau budaya barat lebih menarik dan modern dibandingkan dengan
budaya sendiri. Hal ini bisa dilihat dari bagaimana generasi muda dalam cara berpakaian, cara berbicara, dan pola hidup yang kecenderungan mengikuti pola hidup orang-orang barat.
Menurut Rajasa (2007), generasi muda mengembangkan karakter naionalisme melaui 3 proses yaitu:
Pembangunan karakter (character builder)
Pemberdaya karakter (character enabler)
Perekayasa karakter (character engineer)
Dari konsep ini dapat analisa bahwa generasi muda sebagai pilar bangsa memiliki peran yang sangat penting. Menjunjung nilai-nilai moral yang baik dengan berdasarkan nilai-nilai pancasila dan pelaksanaannya dalam kehidupan sehari-hari. Rasa nasionalisme yang ditumbuhkan adalah rasa nasionalisme yang menjunjung tinggi bagsa dan negara serta tidak lupa untuk menghargai bangsa lain juga.
Dalam hal ini pancasila memilki peran yang sangat besar dalam menumbuhkan rasa nasionalisme dan patriotisme bagi generasi muda sekarang. Bagaimanapun bentuk langkahnya harus didasarkan pada nilai-nilai pancasila. Dimana pancasila memiliki lima sila yangmana satu sama lain antar sila tersebut saling jiwa menjiwai dan menunjukkan satu kesatuan yang utuh serta menjadi landasan dalam bersikap dan bertindak.
Dalam era global saat ini banyak sekali budaya-budaya yang masuk di negara kita, dan juga kita tidak bisa mengingkari dengan masuknya budaya-budaya dari negara-negara lain. Namun sebagai generasi muda yang baik haruslah dapat menyaring atau memfilter budaya-budaya yang masuk dengan mengambil budaya yang baik yang sesuai dengan nilai dan norma pancasila. Rasa cinta tanah air haruslah diungkapkan dengan benar dengan bertindak sesuai dengan nilai dan norma pacasila yang ada.
Tantangan yang Dihadapi Dalam Penerapan Pancasila dengan Perkembangan Budaya di Indonesia
Pada era globalisasi saat ini, dunia ibarat komunitas global yang hidup dan saling berkomunikasi satu dengan yang lain, tidak melihat keadaan suatu negara. Globalisasi merupakan hal yang tidak dapat dipungkiri karena setiap negara harus menghadapinya, begitu pula Indonesia. Pada era globalisasi ini manusia dapat membuka pikiriannya dari berbagai bidang, seperti bidang ekonomi, teknologi, ilmu pengetauan, dan budaya. Di era globalisasi ini, semua negara dituntun untuk mampu mengikuti perkembangan-perkembangan yang semakin maju.
Di era globalisasi ini mampu menciptakan pengembangan dan ketergantungan antara negara satu dengan yang lain serta antara sesama manusia di seluruh dunia. Karenanya, banyak sekali pengaruh budaya luar yang masuk ke Indonesia dengan mudah, baik pengaruh positif maupun negatif. Perkembangan dari era globalisasi ini sangat berpengaruh di Indonesia, karena nilai-nilai positif yang telah terlahir di jiwa masyarakat Indonesia semakin memudar. Bahkan dalam lingkup yang lebih luas, globalisasi bisa menghancurkan nilai-nilai budaya Indonesia yang sudah terlahir sejak dahulu, seperti nilai ideologi, agama, politik, sosial-budaya, dan ekonomi.
Dengan adanya globalisasi ini telah memberikan tantangan yang baru bagi masyarakat dan harus disikapi oleh semua masyarakat. Sikap keterbukaan setiap masyarakat sudah mulai mengakar kuat, sehingga nilai-nilai ideologi bangsa harus tetap dipegang dengan kuat agar tidak hilang dan mengikuti era globalisasi. Untuk mengatasi tantangan tersebut, maka sikap dan nilai pancasila sebagai dasar negara dan ideologi Bangsa Indonesia harus terus diterapkan, diingat, dan dijaga dengan sebaik-baiknya.
BAB III
PENUTUP
Kesimpulan
Pancasila diciptakan sebagai dasar negara dan digunakan untuk pandangan hidup baik hidup berbangsa, bernegara, dan bermasyarakat. Semangat nasionalisme dan patriotisme dikalangan generasi milineal mulai menurun, bisa dilihat dari semakin banyaknya generasi yang menganggap jika budaya hendonisme atau budaya barat lebih menarik dan modern dibandingkan dengan budaya sendiri. Hal ini bisa dilihat dari bagaimana generasi muda dalam cara berpakaian, cara berbicara, dan pola hidup yang kecenderungan mengikuti pola hidup orang-orang barat.
Pancasila memilki peran yang sangat besar dalam menumbuhkan rasa nasionalisme dan patriotisme bagi generasi muda sekarang. Bagaimanapun bentuk langkahnya harus didasarkan pada nilai-nilai pancasila. Dimana pancasila memiliki lima sila yang mana satu sama lain antar sila tersebut saling jiwa menjiwai dan menunjukkan satu kesatuan yang utuh serta menjadi landasan dalam bersikap dan bertindak. Untuk mengatasi tantangan tersebut, maka sikap dan nilai pancasila sebagai dasar negara dan ideologi Bangsa Indonesia harus terus diterapkan, diingat, dan dijaga dengan sebaik-baiknya.
Saran
Bagi masyarakat Indonesia harusnya tanamkanlah rasa nasionalisme dengan baik dan benar. Terutama bagi generasi muda yang nantinya pada masa yang akan datang menjadi penerus bangsa.
DAFTAR PUSTAKA
Darmiyati, Tri. 2011. Pengaruh Globalisasi terhadap Nilai-nilai Nasionalisme”. Jakarta
Kaelan. 2011. Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan. Yogyakarta: Paradigma.
Irhandayaningsih, Ana. Pengajar Jurusan Ilmu Perpustakaan. Fakultas Ilmu Budaya Universitas Diponegoro.
